亲爱的爸妈:

今天,我毕业了。今天,我正式的持有了一个曾有的人文专业。今天,我当一名医生了。这一切都是您们两位的功劳。

而我这个不孝顺的儿子,不知该如何感谢您们。我从来不知道您们为今天坐在这儿,几分之前说了誓言的我,付出所有的辛劳。那些事儿,我完全不知道。

我从来不知道您们怎么培养我, 怎么教我生命的意义, 让我成为现在的我。我还是无礼, 不懂事儿的孩子。让您们生气,让您们伤心,让您们担心的孩子。

是您们让我潇洒地站在他们中间,下定决心为人民服务。我的骄傲,是您们让我找到的。但可惜,我这个不孝顺的儿子,都不知那些事儿。

连这日子以后, 您们还不能轻松的呼吸。您们幼子还需要您们的指导,不知到什么时候。原谅我吧。

但是今天,请您们让我把这个词说出来,每天用我第一个呼吸该说的词:

谢谢。

您们不孝顺的儿子,

陳曉陽

===============================================================================

Ayah, Ibu,

Hari ini aku wisuda. Hari ini secara resmi aku memegang salah satu profesi humanistik yang pernah ada. Hari ini, aku menjadi seorang dokter. Dan itu semua, adalah jerih payah kalian berdua.

Dan aku, anak yang tidak berbakti ini. Aku tidak tahu bagaimana aku harus berterima kasih.

Aku tidak pernah tahu segala jerih payah kalian agar aku, hari ini, bisa duduk di sini, baru beberapa menit yang lalu mengucapkan sumpah. Semua itu, aku sama sekali tidak tahu.

Aku tidak pernah tahu bagaimana kalian membesarkan aku, mengajarkanku arti kehidupan, membuatku menjadi aku yang sekarang. Aku masihlah seorang anak kurang ajar yang tidak mengerti itu semua. Anak yang membuat kalian marah, membuat kalian sedih, membuat kalian khawatir.

Kalianlah yang membuatku bisa berdiri gagah di antara mereka ini, bertekad dalam hati untuk mengabdi pada rakyat. Kalianlah yang membuatku menemukan nilai-nilai yang kubanggakan.

Namun sayang, aku, anak yang tidak berbakti ini, tidak tahu itu semua.

Bahkan setelah hari ini pun, kalian masih belum bisa bernapas lega. Anak bungsumu ini masih memerlukan bimbinganmu, entah sampai kapan. Maafkan aku.

Namun hari ini, izinkanlah aku mengucapkan kata, kata yang seharusnya kuucapkan dengan napas pertamaku setiap harinya.

Terima kasih.

Anakmu yang tidak berbakti,

Chen Xiaoyang

Terima kasih kepada Shula, terjemahanmu telah membuat ayah ibuku menangis sesenggukan (lebay)

================================================================================


Baca: <Aku akan selalu menjadi Yang (namaku) kecil kalian><Terima Kasih><Chen Xiaoyang>