24 jam lagi (saya lahir tengah malam), genap sudah usiaku 20 tahun. Sebuah angka yang berarti saya telah berhasil dengan selamat melalui 20 kali revolusi bumi terhadap matahari, 240 kali revolusi bulan terhadap bumi, 7300 kali rotasi bumi, dan 630.720.000 kali durasi 9.192.631.770 periode radiasi pada transisi antara dua level hyperfine dari ground state atom Cesium-133 pada kondisi istirahat, suhu nol absolut. Dengan usia seperti itu, sudah seharusnya seseorang mengenal dirinya sendiri, agar dapat menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Seperti kata Sun Zi, “kenali diri sendiri, kenali lawan, kemenangan sudah di tangan”. Maka izinkan saya mendeskripsikan diri saya menurut versi saya sendiri.

Nama Rodri Tanoto, 陳曉陽 (Chén Xiǎoyáng). Lahir di sebuah kota kecil di pulau Sumatra, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Indonesia, 20 tahun yang lalu pada tanggal 2 Agustus 1989. Dibesarkan di Kabanjahe, menghabiskan masa remaja di Medan, lalu melanjutkan studinya di Jakarta, di salah satu universitas negeri ternama di Indonesia jurusan Kedokteran. Saat ini berstatus mahasiswa, sedang menjalin hubungan dengan seorang gadis manis di Depok, aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan. Nilai pas-pasan, olahraga pas-pasan (mungkin buruk), duit pas-pasan, apalagi tampang, pas-pasan.

Apa yang akan kau lihat saat pertama kali bertemu seorang Rodri Tanoto? Cowo (masih kayanya), usia awal 20an (walaupun tampang pertengahan, bahkan mungkin akhir 20an, sialan lo pada), keturunan Tionghoa, rambut disisir belah kanan, berkacamata, dengan pakaian simpel ala kadarnya sekedar menutup aurat (halah, emang Tarzan). Tampang sinis (nyolot?), senyum susah. Ponsel di kantong celana kiri, kunci dan flashdisk di kantong celana kanan, dompet di saku celana belakang, dan kadang-kadang, pulpen di saku pakaian atau saku celana kanan. Suara bariton standar, cuma isinya, wuih, tajamnya bisa menebang pohon jati dari jarak seratus meter.

Kepribadian? Kesan pertama, galak, nyelekit, sinis, sarkastik, nyolot, atau apalah. Setelah mengenal lebih jauh, ternyata memiliki sisi idealis, perfeksionis (untuk beberapa hal), loyal, dan peduli. Kelainan jiwa: sedikit obsesif kompulsif mengenai bahasa, sedikit split personality alias manik depresif (suasana hati gampang berubah), dan sedikit halusinasi (yang kemudian dijadikan bahan tulisan). Eksentrik (atau nyentrik), yang hanya ditunjukkan pada kalangan sahabat yang sudah dekat.

Kekurangan? Angkuh, sotoy, suka menunda pekerjaan, kasar (dalam hal verbal), bahkan cenderung sarkastik (habis gak tahan), dan keras kepala. Semua ini terangkum dalam satu kata: nilai ego yang masih tinggi (ingat Rod, anatta!).

Kesenangan? Suka menulis, genre dan bentuk luas, membaca, segala bacaan. Menyukai hal-hal yang berbau mistik, okultis, mitologikal, historikal, dan seni visual. Tidak tergila-gila musik maupun film, namun tergila-gila dengan yang namanya novel. Saat ini menekuni Seni Tarot, manipulasi gambar digital, dan sedang mencoba mempelajari palmistri. Tidak suka olahraga (paling cuma biliar), namun suka kegiatan alam. Suka tantangan, biasanya dalam bentuk kegiatan alam tersebut, misalnya mendaki gunung, berkemah, dan kegiatan outbond. Tantangan lain misalnya dalam bentuk teka-teki. Tidak suka akan kekalahan, sehingga biasanya memilih permainan tanpa lawan (dasar egois!). Suka filosofi, berdebat tentang hidup, namun bersedia berdebat tentang apa saja, sepanjang punya modal informasi tentang itu.

“Don’t judge the book by the cover.” Mungkin halaman depan saya seperti buku cerita horor, tapi percayalah, buka dan anda akan menemukan sebuah cerita berbalut filosofi, mistik, komedi, fantasi, dan aneka warna lainnya, yang akan membuat anda menyukai, atau malah membenci, buku ini.

Kado terbaik untuk saya di hari ulang tahun kedua puluh ini adalah sebuah cerita, cerita tentang saya oleh anda, seorang Rodri Tanoto menurut versi anda. Kekurangan, kelebihan, namun diutamakan kekurangan, untuk memperbaiki diri saya. Narasi, daftar, tabular, grafikal. 3 kata, 5 kata, 7 kata, 10 kata, satu kalimat, satu paragraf, atau bahkan satu kata (atau mungkin sebuah artikel tersendiri, hm, atau novel mungkin?). Semuanya yang mengenal diri saya, walau cuma sekedar nama, atau sekedar tampang nyolot belaka, tolong banget untuk memberikan saya kado terbaik ini.

Terima Kasih.

Di Ultahku yang ke-20,

Rodri Tanoto

The Sun will always shine on me,
The Eye of Begnon will always watch upon me.
Happy Birthday to Me.