Waktu aku kecil
Ayah suka mengangkatku tinggi-tinggi di atas kepalanya
Dan aku pun menjerit kesenangan

Ketika Ayah lalu menurunkanku ke atas tanah
Aku pun menjerit marah
Tanpa mau tahu bahwa ia sudah lelah

Kini aku dewasa
Ketika orang memuji
Ketika orang menyanjung
Ketika orang menjilat
Aku pun terbang ditiup awan

Ketika aku lalu dikritik
Ketika lalu aku dicerca
Aku pun meraung murka
Tanpa tahu apa alasan di baliknya

Ketika aku dewasa
Kewajiban
Larangan
Peraturan
Tak pernah membuatku bertanya mengapa
Asal saja ia melintang di depan
Aku akan mencabik marah

Untukmu yang tidak bisa menerima sebuah palang di hadapanmu. Larangan, kewajiban, peraturan, kritik, dan saran ada dengan alasannya. Apakah kau melihatnya? Ataukah kau hanya murka jika ia tak sesuai dirimu? Tanpa mau tahu alasan di baliknya?