Pernah melihat folder kecil lucu di bawah Trash pada Yahoo! Mail anda? (Maaf, saya tidak tahu namanya di Email Provider lain) Di situ tertulis “Spam”. Sebuah folder keren di mana semua pesan yang masuk ke sana bisa dihapus tanpa perlu dilirik, apalagi dibaca, dengan sebuah link kecil di sebelah nama folder tersebut yang bertuliskan “Empty”.

Nah, mengapa Yahoo!, dan semua email provider bagus lainnya, menyertakan fungsi filter spam tersebut? Jawabannya sederhana; karena yang namanya Spam, mengganggu, dan bahkan mungkin, berbahaya.

Spam, adalah email sampah, yang isinya adalah iklan yang tidak diinginkan maupun pesan-pesan tidak penting lainnya. Beberapa spam bahkan mengandung link, atau attachment yang dapat mengarahkan anda mengunduh seekor makhluk busuk yang beredar di jagad maya, “virus”. Spam adalah email identik yang dikirimkan ke beratus-ratus email sekaligus dengan tujuan yang sama, mengganggu, atau merusak. Oleh karena itu, spam menjadi salah satu makhluk populer yang paling dibenci sejagad maya ini.

Tuhan menciptakan manusia yang menciptakan spam filter itu untuk menolong umatnya. Namun sayangnya, spam filter ini tidak terlalu sempurna. Akan ada email penting anda yang nyasar ke spam folder, dan sebaliknya, bakal tetap ada spam yang nyungsep ke Inbox anda. Oleh karena itu, ingat satu strategi terpenting dalam menyikapi semua email:

WASPADAI PENGIRIM YANG TIDAK ANDA KENAL.

FYI, membuka email tidak akan mengaktifkan virus apa-apa. Membuka link atau attachment yang terdapat di email itulah yang dapat merusak hari-hari anda, dan mungkin juga komputer anda.

Teman akrab Spam, dan mungkin juga sahabat MT (Makan Teman) anda, adalah Hoax. Hoax adalah email yang tidak benar, namun disamarkan sehingga menyerupai sebuah email terpercaya. Pernah mendapatkan email bahwa bahan ini dicampur ini bisa menjadi obat tidur, peledak, atau aphrosidiak? Pernah mendapatkan email sedih berisi foto-foto anak dengan kelainan kongenital yang memohon bantuan anda agar mau mengirimkan email ini ke teman-teman anda supaya ia mendapat sumbangan? Pernah mendapatkan email yang mengimingi anda sesuatu jika anda mengirimkan email ini ke 10 teman-teman anda? Percayalah, itu semua Hoax.

Mengenai hoax yang berisi “fakta sains”, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membuktikan itu palsu selain menganjurkan anda mencari kebenarannya di internet. banyak sekali website yang mengabdikan dirinya khusus untuk mengumpulkan hoax ini, dengan harapan ada orang yang akan mencari tahu kebenaran hoax tersebut, dan menggunakan website mereka untuk memberikan pencerahan bagi mereka yang hobi sekali menyusahkan teman-teman mereka dengan hoax.

Mengenai hoax yang berisi email tragis yang memohon bantuan anda untuk memforwardnya, dengan harapan setiap email yang anda kirim berarti $1 untuk anaknya, saya harap beberapa poin berikut ini dapat mencerahkan kepala anda.

  • TIDAK MUNGKIN ada yang mampu menghitung sudah berapa email berisi pesan tersebut yang beredar di internet. Oleh karena itu, tidak ada orang yang bisa membayar untuk itu.
  • TIDAK ADA ORANG dermawan aneh yang akan menyumbang dengan syarat suatu hal yang bahkan tidak menguntungkan dirinya sendiri. Syarat itu ada jika syarat itu menguntungkan, jika tidak, tidak akan ada syarat. Mengirim email tidak menguntungkan siapapun, bahkan email provider anda, karena anda memakai email gratis, demi Tuhan.
  • Foto-foto tragis itu adalah foto seorang bayi beneran, dengan semua penderitaannya. Dan anda menambah penderitaan mereka dengan memberitahukan seluruh dunia tentang hal tersebut tanpa izin! Bayangkan kalau anda orang tua bayi tersebut, betapa sakitnya hati anda, penderitaan bayi anda dijadikan sebagai lelucon oleh si pembuat hoax, dan ada orang-orang bodoh yang mau membantu si pembuat hoax tersebut tertawa terbahak-bahak.

Untuk email yang akan memberikan semacam hadiah jika anda mengirimkan email tersebut ke XX orang, percayalah, tidak ada perusahaan sebodoh itu, dan juga seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak ada sistem penghitung email.

Lima tanda dan gejala sebuah email adalah spam:

  1. Ada tanda “URGENT!!!!!, WARNING!!!!!, IMPORTANT!!!!, VIRUS ALERT!!!!!”
  2. Permintaan agar anda memberitahukan teman-teman anda yang lain.
  3. Menyatakan bahwa diri sendiri bukanlah Hoax.
  4. Memberitahukan anda konsekuensi goblok dan tidak mungkin jika anda tidak mengirimkan email tersebut.
  5. Adanya tanda-tanda >>>>> yang menandakan email tersebut adalah chain mail.

Patut diperhatikan, bahwa tidak selalu email yang mengandung kelima tanda di atas adalah spam. Selalu cari tahu dengan search engine.

Chain mail berisi lelucon, foto-foto dan FAKTA aneh yang menarik, cerita-cerita menggugah, adalah chain mail yang menyenangkan. Chain mail berisi hoax tidak saja mengganggu, tapi bisa berbahaya.

Ayo Perangi HOAX!