Hidup adalah permainan enam rasa, bukan warna bukan melodi
Apakah akan terpadu dalam harmoni?
Apakah akan berdiri sendiri-sendiri?
Apakah akan bertikai dan menghancurkan diri?
Kembali padamu, penguasa hidupmu sendiri

Rasa manis yang paling nikmat yang paling menggoda
Kau tak ingin berhenti mencoba
Namun sayang, ia membuatmu mabuk
Pada titik puncaknya, ia menjadi terkutuk

Rasa pedas datang tiba-tiba
Menyergap tanpa diduga-duga
Kadang ia begitu menyenangkan
Kadang ia begitu menyesakkan
Berhati-hatilah dengannya
Ia pedang bermata dua

Rasa asam adalah beban
Kerja keras membuat sungkan
Walau ia sangatlah disegan
Namun dengannya, hidup mencapai tujuan

Rasa asin mewarnai hari dari surya berganti candra
Kau tak pernah menyadari keberadaannya
Ia ada tanpa terasa maknanya
Namun tanpanya, hidupmu terasa tak berjiwa

Rasa gurih tak mampu dilukiskan
Bagaikan bayangan, ia ada tanpa suara
Namun ialah sang rupawan
Hidup terasa lebih bermakna

Yang terakhir, yang sering dilupakan
Dibenci, dan sering dihindari
Rasa pahit memang menyakitkan
Namun dengannya, kita belajar untuk berdiri

Itulah keenam rasa hidup ini
Setiap insan memiliki jatahnya sendiri
Bagaimana kau mengolah keenam kunci
Kembali pada dirimu sendiri

___________________________________________________________________________________________

Rasa manis adalah kesenangan
Rasa pedas adalah kejutan
Rasa asam adalah kerja keras
Rasa asin adalah rutinitas
Rasa gurih adalah rahasia kehidupan
Rasa pahit adalah cambuk dalam ikhlas