Aku tahu aku bukanlah lelaki yang sempurna
Aku tahu aku bukanlah pangeran rupawan penunggang kuda putih
Aku tahu aku hanyalah sesosok lelaki biasa
Dengan kaki tangannya
Aku tahu aku hanyalah seorang dungu
Dengan segala kebodohannya

Tapi aku tahu
Saat aku menemukanmu
Saat kau tersenyum padaku
Saat kau mengatakan iya
Aku tahu akulah Sang Penguasa

Aku takkan bohong padamu
Tanpamu, aku akan baik-baik saja
Langit masih akan biru
Mentari masih akan bahagia
Bumi masih akan menopangku
Rembulan masih akan merona

Tanpamu nadiku masih akan murka
Namun denganmu, aku merasa luar biasa

Kau mungkin bukanlah batang emas penuh pesona
Namun kau adalah kunci pintuku asa

Kau mungkin tidak sempurna untuk dunia
Tapi bagiku seorang, kau sungguh sempurna

Memang aku tak pandai berkata
Namun kau, telah tahu maknanya

Terima Kasih, untuk menjadi Sang Kunci Asa