“Napa harus gue coba?”
“Napa gue mulu sih!”
“Gue capek…. Udah kebanyakan kerjaan….”
“Gak bisa yang lain apa!”
“Dia aja gak kerja!”
“Iya, iya! Gue kerjain!”

Tanggung jawab. Seperti beban yang diletakkan di pundak kita. Herannya, semakin banyak beban yang kita bawa, semakin banyak pula beban yang ditambahkan kepada kita. Dan semakin banyak ia, semakin besar kemungkinan kita untuk tersandung dan menjatuhkan semuanya. Semakin sedikit, semakin cepat pula ia terlepas. Entah sudah selesai, entah terpeleset, entah dicampakkan begitu saja.

Tidak. Sebuah kata yang paling sulit dan juga paling mudah diucapkan, di atas kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih. Sebuah kata yang egois, namun tanpanya, tanggung jawab akan semakin bertambah.

Kata maaf. Tolong. Dua kata yang untuk sebagian orang, denga seenaknya saja dilontarkan tanpa memperdulikan makna kata tersebut. Tanpa memperdulikan orang lain. Hanya memperdulikan diri sendiri. Namun juga merupakan kata tersulit setelah kata tidak.

Ego. Suatu ke-aku-an yang mementingkan diri sendiri. Kadang ia begitu menyebalkan, kadang ia begitu diperlukan. Berlebihan memang buruk, namun kekurangan juga sama buruknya.

Zona nyaman. Zona indah di sekitar kita di mana kita bebas dari segalanya. Seperti kasur empuk yang menggoda. Semakin lama engkau di atasnya, semakin sulit engkau bangun. Dan saat kau bangun, sekujur tubuhmu akan nyeri atas manjaan yang berlebihan dan penolakan akan kehidupan yang sebenarnya. Tapi, jika engkau tidak keluar, engkau tak bisa melakukan apapun. Koma. Atau mungkin titik.

Capek? Lelah? Bosan? Muak? Itulah tanggung jawab.

Apa yang bisa kita lakukan? Kembali lagi ke titik awal. Apa yang membuat saya menerima tanggung jawab ini? Motivasi. Semoga Motivasi yang sempat hilang akan kembali menyalakan api semangat yang telah padam.

Motivasi yang salah? Belum terlambat untuk memperbaikinya.

Untuk mereka, termasuk saya, yang telah lelah akan tanggung jawab yang terus bertambah saja. Semangat untukmu, dan semangat untukku juga.

Lampiran:
wands10Salah satu kartu Tarot, dengan dek Rider-Waite. Ten of Wands menunjukkan seseorang yang memikul sebuah beban yang sangat berat. Ia membawanya dengan cara yang canggung, dan membuat bebannya semakin sulit pula. Arti kartu ini adalah tanggung jawab yang berat. Sesuai dengan topik note kali ini. Namun, kartu sepuluh adalah kartu urutan terakhir dari kartu angka. Artinya, masalah sudah akan berakhir. Semua kerja kerasmu akan dibayar dengan sepantasnya.