Sang Jubah Agung telah melindungi keluarga-Nya dari seribu amuk sang murka
Sang Jubah Agung telah melindungi nama dan jasa
Sang Jubah Agung telah mengangkat yang memakai dari nista abu tanah sampah

Namun kini manusia telah mengacuhkan Sang Jubah Agung
Berburuk nista dalam bungkus tipu Iblis Putih dalam rupa kain usang nista yang dianggapnya Dewa
Sungguh Tragis
Sungguh Tangis
Manusia telah kehilangan Jiwanya

Sang Jubah Agung telah dilupakan
Sang Jubah Agung telah ditinggalkan
Sang Jubah Agung hanya ditertawakan
Sang Jubah Agung dianggap memalukan

Potongan kain kotor kini dianggap Dewa
Potongan kain busuk kini dianggap berjiwa
Potongan kain sampah semakin dipuja
Hanya karena orang licik yang menjilat sampah dan mengaku manis rasanya
Seribu orang tolol jatuh dalam tipunya

Pergilah ke Neraka dan jilatlah kaki telanjang Iblis PUtih yang kau agungkan itu, wahai manusia bodoh yang durhaka!

Budaya adalah Jiwa
Manusia mati tanpanya