Aku menatap lembut setiap jengkal hidupku dalam senyum
Aku mendengar setiap detak hidupku dalam senyum
Aku menghela setiap napas hidupku dalam senyum
Aku merasakan setiap genggam hidupku dalam senyum

Aku mencintaimu

Tatahan mahkotanya pada permukaan air yang mempesona
Riak-riaknya yang penuh berisi godaan dalam gerak dan bentuknya
Permata beraneka rupa dan warna yang berserak di atas sang mahkota
Setiap langkah, kepak, dan sentak yang mempesona setiap nyawa
Setiap ukir manusia yang tirukan kemegahanmu, Sang Karya Agung
Aku menatap lembut setiap ukirmu dengan penuh cinta

Rintihan
Derak
Dentuman
Detak
Lolongan
Kecipak
Aku mendengar setiap hela napasmu dengan penuh pesona

Aku mencintaimu

Maafkan aku, Bumi, yang telah membantu menoreh luka dan tak berdaya menyembuhkannya pada setiap jengkal tangismu

Aku mencintaimu
Namun aku tak berdaya

Aku hanya bisa melangkah dalam langkah singkat waktu