Kau yang meminta
Saat engkau telah akui hal itu
Engkau telah tetapkan takdirmu

Kuhunjamkan belatiku tiga belas kali

Sekali di keningmu
Merebut kembali semua memori indah kita berdua

Dua kali di bola matamu
Merebut kembali semua bayangan indah kita berdua

Dua kali di telingamu
Merebut kembali pujianku padamu, saat kita hanya berdua

Sekali merobek bibirmu
Merebut kembali kecupku untukmu

Sekali menghunjam lidahmu
Menghentikanmu mengucapkan janji dusta

Dua kali di telapak tanganmu
Mengambil kembali apa yang telah kuberikan padamu

Dua kali di kedua kakimu
Menghentikanmu mencari lelaki lain

Dan terakhir, kasihku
Sekali di jantungmu
Mengambil kembali belahan jiwaku yang telah kutitipkan padamu

Lalu aku berdiri
Aku tertawa
Aku berlari
Aku menangis
Tawa tangisku silih berganti

Hunjaman terakhirku
Langsung ke ulu hatiku
Untuk mengembalikan apa yang telah kuambil kembali darimu
Dan juga
Untuk melanjutkan hukumanmu
Di neraka